logo
kasus perusahaan terbaru tentang
Solutions Details
Created with Pixso. Rumah Created with Pixso. solusi Created with Pixso.

Garis Produksi Pupuk Organik Indonesia

Garis Produksi Pupuk Organik Indonesia

2026-03-26
10 Jalur Produksi Pupuk Organik TPH untuk Daur Ulang Limbah Pertanian Indonesia
Latar belakang proyek

Indonesia adalah salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia, yang menghasilkan sejumlah besar limbah pertanian, termasuk bungkus buah kosong (EFB), jerami tanaman, dan pupuk ternak setiap tahun.Sebuah kelompok agribisnis terkemuka di Indonesia mencari solusi berkelanjutan untuk mengubah residu organik ini menjadi pupuk organik berkualitas tinggi, yang bertujuan mengurangi polusi lingkungan sambil menciptakan aliran pendapatan tambahan.10 TPH (ton per jam)jalur produksi pupuk organik yang mampu memproses berbagai bahan baku serat secara efisien.

Solusi & Aliran Proses

Kami merancang jalur produksi pupuk organik 10 TPH yang sepenuhnya otomatis yang disesuaikan dengan iklim tropis Indonesia dan karakteristik bahan baku, dengan alur kerja inti sebagai berikut:

  1. Jenis Crawler Compost Turner: Pertama, limbah organik mentah (EFB, pupuk, jerami) dibentuk menjadi angin.dan pematangan bahan baku dalam waktu 15~20 hari.
  2. Mesin Batching: Kompos yang matang secara otomatis ditimbang dan disesuaikan sesuai dengan rumus nutrisi, memastikan kualitas pupuk yang konsisten.
  3. Mesin pencampuran poros ganda: Bahan-bahan batch dicampur secara merata dengan agen mikroba dan elemen jejak, mencapai tingkat homogenitas lebih dari 95%.
  4. Penghancur vertikal: Bahan campuran dihancurkan menjadi partikel halus (23 mm), menyiapkannya untuk granulasi dan meningkatkan efisiensi pelepasan nutrisi.
  5. Drum Granulator + Disc-type Granulator: Sistem granulasi ganda memastikan kecepatan cetakan yang tinggi. granulator drum membentuk pelet dasar, sementara granulator tipe cakram memperbaiki mereka menjadi pelet bulat seragam 3ideal untuk penyimpanan dan aplikasi mekanis.
  6. Pengering drum: Pelet basah dikeringkan hingga kandungan kelembaban 10~15%, mencegah kekeringan selama penyimpanan.
  7. Drum Cooler: Pelet panas didinginkan ke suhu kamar, menstabilkan sifat fisiknya dan memperpanjang umur simpan.
  8. Mesin Penyaringan Drum: Pelet disaring untuk memisahkan produk yang memenuhi syarat dari partikel yang terlalu kecil/lebih besar, yang didaur ulang untuk penggranulasi kembali.
  9. Mesin kemasan: Pelet pupuk organik yang sudah jadi dikemas secara otomatis ke dalam kantong 10 ‰ 50 kg, siap untuk didistribusikan ke perkebunan lokal dan petani kecil.
Hasil Proyek
  • Efisiensi Tinggi: Proses garis 10 TPH240 ton limbah organik per hari, mengubah lebih dari 90% bahan baku menjadi pupuk yang dapat dipasarkan.
  • Penghematan Biaya: Operasi otomatis mengurangi biaya tenaga kerja sebesar 60% dibandingkan dengan kompos manual, sementara sistem pengeringan/pendingin yang hemat energi mengurangi biaya utilitas sebesar 30%.
  • Dampak Lingkungan: Proyek ini mengalihkan arah70,000 ton limbah pertaniandari tempat pembuangan sampah setiap tahun, mengurangi emisi metana dan polusi tanah/air.
  • Manfaat Ekonomi: Pupuk organik yang sudah jadi dijual ke perkebunan kelapa sawit dan peternakan sayuran, menghasilkan pendapatan yang stabil dan menutup lingkaran pertanian berkelanjutan.
Testimonial Klien

"Lini pupuk organik 10 TPH dari HH Heavy Industry telah mengubah pengelolaan limbah kami menjadi bisnis yang menguntungkan.dan sistem granulasi ganda menghasilkan pelet yang sangat populer di kalangan petani lokalKami sudah merencanakan jalur kedua untuk memperluas kapasitas kami.